Mengurangi Dampak Buruk Ruang ber-AC Bagi Kesehatan

Air Conditioner pertaACma kali di temukan oleh Wills Haviland Carier pada tahun 1902. Pendingin ruangan atau AC saat ini sangat akrab, bukan hanya di tempat hiburan, rumah, pusat perbelanjaan bahkan kantor-kantor saat ini sudah menggunakan mesin pendingin ruangan. Kerab masyarakat akan lebih nyaman untuk pergi atau mencari tempat yang memiliki mesin pendingin ruangan untuk disinggahi. Tetapi sadarkah bahwa terlalu lama berada di ruangan ber-AC memiliki dampak buruk bagi kesehatan?

 

Sebagian besar masyarakat yang bekerja rutin di kantor, menghabiskan waktunya hampir 9 jam di dalam ruangan ber-AC dan tidak sedikit masyarakat yang pulang kerumah dan istirahat tidur dari malam hingga pagi juga tidak lepas dengan bantuan mesin pendingin ini.

 

Banyak manfaat yang di dapatkan dari penggunaan AC, seperti dapat mengubah suhu ruangan menjadi lebih dingin dan menyejukkan serta menimbulkan rasa nyaman.

 

Penggunaan AC yang rutin dilakukan, serta dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi kesehatan. Cara kerja AC adalah dengan melakukan pendinginan melalui proses penguapan sehingga dampak yang terjadi dapat mengeringkan selaput lendir mulut dan hidung. Beberapa dampak lain yang biasa terjadi adalah infeksi pernafasan, sinus, kulit menjadi kering, kekebalan tubuh menurun dan mata kering.

 

Untuk mengurangi dampak buruk dari AC, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Tetaplah mengkonsumsi air putih yang cukup meski berada di dalam ruangan yang dingin agar tubuh tidak dehidrasi
  2. Perubahan suhu yang mendadak dapat mempengaruhi sendi, oleh karena itu aturlah suhu AC ruangan agar tidak terjadi fluktuasi akibat perubahan yang mendadak
  3. Ketika berada di kantor, cobalah keluar dari ruangan ber-AC, misalnya ketika istirahat makan siang. Dan apabila di rumah juga aktif menggunakan AC, sesekali bukalah jendela ruangan dan pintu agar udara tetap berganti.
  4. Gunakan AC seperlunya dan bersihkan filter AC secara rutin dan konsisten
  5. Tetaplah berolahraga agar badan tidak menjadi kaku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: