Cara Sehat Menggunakan Toilet Umum

toiletToilet umum merupakan salah satu fasilitas penting yang selalu digunakan ketika sedang berada di kantor, kampus, sekolah, tempat rekreasi, pusat perbelanjaan, restoran dan tempat-tempat umum lainnya. Namun, Anda harus berhati-hati saat menggunakan fasilitas toilet umum. Walaupun terlihat bersih, tetapi jika diteliti begitu banyak kuman yang dapat menyebabkan sakit.

Berbagai kuman seperti E. Coli, Salmonella, dan virus lainnya dapat menyebabkan flu, gangguan pencernaan, atau sakit tenggorokan. Kuman-kuman yang terdapat pada toilet umum bisa masuk ke dalam tubuh saat Anda menyentuh benda-benda yang ada di toilet tersebut. Misalnya ketika menyentuh flush pada kloset, keran, pegangan pintu, atau benda-benda lain yang Anda sentuh.

Berikut beberapa cara aman untuk terhindar dari kuman di toilet umum :

  1. Jangan meletakkan barang-barang yang Anda bawa seperti tas, atau dompet di lantai toilet. Gantunglah barang bawaan Anda agar tidak terkontaminasi kuman.
  2. Sebelum menggunakan kloset, siramlah terlebih dulu untuk membersihkan sisa kotoran dan urine yang masih menempel di kloset.
  3. Jika menggunakan kloset duduk, seka dudukan toilet dengan menggunakan tisu untuk membersihkan sisa air dan mungkin adanya kotoran disitu.
  4. Jika sudah selesai, tekan flush dengan keadaan kloset tertutup untuk menghindari kuman yang terlontar keluar dan mengenai Anda atau pakaian Anda.
  5. Selesai menggunakan kloset, jangan lupa cuci tangan dengan menggunakan sabun. Cuci tangan dengan cara yang benar, gosok telapak, punggung tangan, sela-sela jari tangan dan daerah di bawah kuku.
  6. Keringkan tangan dengan menggunakan tisu setelah selesai mencuci tangan.

Menggunakan toilet duduk memang lebih praktis, tetapi toilet jongkok justru memiliki kelebihannya tersendiri, diantaranya :

  1. Peluang terkena atau tertular kuman lebih kecil dibanding toilet duduk, karena tidak terjadi kontak langsung antara kulit dengan toilet.
  2. Posisi jongkok membuat proses pembuangan lebih lancar dan tuntas.
  3. Otot-otot sekitar usus besar lebih nyaman bekerja karena otot paha saat jongkok ikut membantu peregangan. Hal ini bisa mencegah terjadinya hernia.
  4. Saat posisi duduk dan mengejan, ada beberapa syaraf yang rentan terkena tekanan, misalnya syaraf kandung kemih, prostat, dan rahim. Sementara posisi jongkok melindungi syaraf-syaraf tersebut dari kerusakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: