Penyebab Mata Kedutan

kedutanMata merupakan salah satu alat indra yang sangat penting. Dengan mata, kita dapat melakukan aktivitas dan dapat melihat keindahan dunia ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan mata agar terhindar dari berbagai penyakit mata.

Mata berkedut adalah suatu kondisi yang merujuk pada gerakan spontan atau kejang otot pada kelopak mata. Kebanyakan orang mengalami mata berkedut yang terjadi tiba-tiba, dan menghilang setelah beberapa detik. Namun, mata berkedut bisa lebih dari sekedar gangguan, jika terjadi lebih sering dan gejala terus berulang selama beberapa hari sampai satu bulan.

Walaupun relatif jarang, dalam kasus yang paling serius, mata berkedut dapat menjadi kronis. Hal ini dapat menyebabkan mata berkedip dan menyipit secara persisten. Jika kondisi ini berkembang ke titik di mana Anda mengalami kesulitan menjaga mata Anda terbuka, maka hal itu dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang berat.

Kadang-kadang, mata berkedut dapat menjadi tanda kondisi mata sebagai berikut:

  • Blepharitis (radang kelopak mata)
  • Mata kering
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Penyakit mata yang menular

Walaupun sangat jarang, mata berkedut bisa menjadi tanda gangguan otak atau saraf, seperti:

  • Bell’s palsy
  • Distonia
  • Penyakit Parkinson
  • Sindrom Tourette

Beberapa faktor penyebab mata berkedut :

  1. Stress atau depresi
    Mata berkedut dapat menjadi salah satu tanda stres karena mata menjadi begitu tegang. Biasanya seseorang bisa mengalami kedutan hingga satu minggu jika mereka mengalami masalah atau sedang memikirkan hal yang mengganggu mereka. Biasanya kedutan akan berhenti sendiri ketika stres sudah berakhir.
  2. Kelelahan yang berlebihan
    Kelelahan seperti kurang tidur dapat menyebabkan kejang pada kelopak mata. Untuk mengatasinya, tidurlah yang cukup dan teratur.
  3. Mata lelah
    Apakah Anda seorang pekerja keras yang tangguh berjam-jam di depan monitor komputer? Jika jawabannya ‘ya’, maka bukan sesuatu yang aneh jika Anda sering mengalami kedutan pada mata. Sebab, fokus melihat pada satu titik objek tertentu selama berjam-jam akan memicu kontraksi otot orbicularis oculi berkontraksi lebih sering.
  4. Mata kering
    Mata kering juga bisa menyebabkan kedutan. Mata kering disebabkan karena produksi air mata yang kurang atau menurun seiring proses penuaan. Bisa pula terjadi karena radiasi cahaya dari komputer dan televisi. Begitupula dengan konsumsi obat-obatan tertentu seperti antidepresan dan antihistamin dalam jangka panjang. Menggunakan lensa kontak terlalu sering pun dapat mengurangi kelembaban alami pada mata.
  5. Alergi
    Alergi bisa menyebabkan mata menjadi berair, meradang, dan terasa gatal. Saat gatal atau perih muncul, maka keinginan menggosok mata menjadi tidak tertahankan. Akibatnya produksi histamin pada mata meningkat dan berujung pada keluarnya air mata. Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa histamin memberi pengaruh besar terhadap terjadinya kedutan pada mata.
  6. Kekurangan nutrisi
    Nutrisi dibutuhkan oleh seluruh anggota tubuh, termasuk mata. Nutrisi yang terpenting untuk mata adalah magnesium. Bila magnesium tidak tercukupi dengan baik, maka kejang otot orbicularis akan semakin sering terjadi.
  7. Pencahayaan yang terlalu terang
    Beberapa orang mengalami sensitivitas yang cukup tinggi terhadap datangnya cahaya. Dengan adanya cahaya yang terlalu terang, mata bekerja lebih keras dan menegang, sehingga menimbulkan tekanan dan kejang pada otot-otot di sekitar mata.
  8. Terlalu sering mengonsumsi alkohol dan kafein
    Mengonsumsi alkohol dan kafein terlalu sering sangat tidak dianjurkan untuk tubuh. Sebab, kafein dan alkohol menjadi penyebab utama terjadinya peningkatan tekanan pada seluruh pembuluh darah dalam tubuh

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi masalah mata kedutan:

  1. Istirahat cukup. Menurut dokter, istirahat yang cukup adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi mata kedutan.
  2. Batasi penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, komputer, atau pun laptop. Hal ini bertujuan agar mata tidak terus-terusan terpapar sinar dari gadget.
  3. Cukupi nutrisi harian. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung nutrisi baik untuk kesehatan mata. Misalnya dengan memakan menu makanan yang terdapat wortel.
  4.  Suntik botox. Untuk masalah mata kedutan kronis, terkadang suntik botox diperlukan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: