Cara Mengatasi Nyeri Haid

Mengatasi Nyeri HaidHaid atau menstruasi merupakan proses alami yang dialami setiap perempuan. Haid merupakan indikasi dari seorang perempuan siap bereproduksi atau menghasilkan keturunan. Haid adalah pelepasan dinding endometrium (dinding dari lapisan rahim) disertai keluarnya darah yang terjadi secara periodik dan teratur tiap bulan.

Nyeri haid (Dysmenorrhea) merupakan rasa sakit di perut bagian bawah selama menstruasi dan juga dapat dirasakan di pinggul, punggung bawah, atau paha.

Apa yang menyebabkan Nyeri Haid?

Setiap kali periode menstruasi, jika tidak ada sperma untuk membuahi sel telur, maka akan terjadi kontraksi rahim. Ini terjadi secara alami sebagai usaha rahim untuk mengembalikan lapisan rahim yang menebal akibat adanya sel telur. Proses ini didorong oleh pelepasan zat seperti hormon yang disebut prostaglandin, yang berhubungan dengan nyeri dan peradangan pada tingkat yang lebih tinggi. Kontraksi rahim ini menyebabkan rasa sakit yang dikarenakan kontraksi menghambat aliran darah ke dinding rahim (endometrium).

Gejala Nyeri Haid meliputi:

  • Payudara nyeri dan mengalami bengkak
  • Nyeri kram di perut bagian bawah
  • Nyeri pada punggung bawah dan paha
  • mual
  • muntah
  • berkeringat
  • pusing
  • diare
  • mencret
  • sembelit
  • Kembung di daerah perut
  • sakit kepala

Nyeri haid dibagi dua jenis, yaitu:

1. Nyeri haid primer

Nyeri haid primer adalah jenis yang paling umum dan ditandai dengan nyeri di perut bagian bawah dan nyeri punggung bawah mulai 1-2 hari sebelum periode nyeri haid itu sendiri dan berlangsung dari 2 sampai 4 hari. Tidak ada masalah mendasar yang menyebabkan rasa sakit.

2. Nyeri haid sekunder

Nyeri haid sekunder yaitu nyeri haid yang berhubungan dengan kelainan yang berasal dari panggul dan organ didalamnya seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, atau bisa karena kelainan kedudukan rahim yang menetap.

Cara untuk mengatasi nyeri haid yang bisa anda lakukan :

  1. Tempelkan botol yang berisi air hangat pada daerah perut, untuk mengurangi rasa nyeri.
  2. Pijatlah perut bagian bawah dengan pijatan melingkar yang ringan, beri sedikit minyak yang bisa membuat perut hangat untuk mengurangi rasa nyeri.
  3. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi.
  4. Konsumsi makanan sehat yang banyak mengandung kalsium dan magnesium, misalnya sayuran yang tinggi magnesium seperti brokoli, bayam dan sayuran hijau lainnya. Sedangkan, makanan seperi kacang-kacangan dan almond kaya akan kalsium.
  5. Mandilah dengan air hangat.
  6. Istirahat yang cukup dan lakukan olahraga ringan seperti peregangan, berjalan, atau bersepeda.
  7. Konsumsi obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri (analgetik) boleh saja digunakan, namun lebih baik sesuai dengan petunjuk dokter. Jika tak berkonsultasi dengan dokter dan memilih obat-obatan bebas, sebaiknya tidak diminum lebih dari dosis tiga kali sehari.
  8. Konsultasikan kepada dokter. Pilihan ini bisa menjadi alternatif terakhir anda. Meskipun pada umumnya wanita yang mengalami menstruasi akan merasakan nyeri, tetapi jika nyeri tidak hilang dan sangat mengganggu bisa jadi awal adanya gejala masalah pada alat reproduksi. Sehingga pemeriksaan dokter akan membantu anda untuk mengetahui lebih awal dan memberikan penanganan yang tepat.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: