CARA SEHAT ATASI SEMBELIT

penyebab sembelitHampir semua orang, termasuk Anda mungkin pernah mengalami konstipasi atau sembelit. Sembelit terkadang hanya dianggap enteng, padahal jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak buruk pada kesehatan, termasuk didalamnya bisa menyebabkan kanker. Gangguan yang lebih berat dari sembelit adalah usus tersumbat dan kanker usus besar.

Sembelit atau konstipasi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan buang air besar yang disebabkan gerakan usus besar tidak teratur. Bila dibiarkan berlarut-larut akan menjadi kronis dan dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit berbahaya bagi tubuh Anda. Tentu saja sembelit tidak terjadi begitu saja, melainkan dipicu banyak hal, antara lain, kurang konsumsi makanan berserat, terlalu berlebihan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat olahan, daging, kopi, dan lain-lain. Sembelit juga dapat disebabkan kurangnya aktivitas fisik.

Sembelit yang kronis dapat memicu terganggunya sistem kerja saraf. Dan bila proses pembuangan kotoran terhambat, makanan yang terdapat di usus dapat berubah menjadi racun atau toksin. Racun yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh selanjutnya akan diserap oleh sistem tubuh dan disimpan dalam lapisan lemak. Karena setengah bagian otak berisi lemak, maka konstipasi yang kronis bila dibiarkan dapat mempengaruhi kerja sistem saraf.

PENYEBAB

Sembelit bukanlah penyakit tetapi gejala/kondisi yang memiliki banyak penyebab, antara lain:

1. Gaya hidup tidak sehat
Penyebab paling umum, yang biasanya merupakan kombinasi dari kurangnya asupan cairan, kurangnya serat dalam makanan, kurangnya gerakan yang merangsang BAB.

2. Obat-obatan
Sembelit dapat merupakan efek samping obat diare. Obat-obatan lain yang dapat menyebabkan sembelit adalah antidepresan, antikolinergik (obat yang menstimulasi saraf), antasid, psikotropika, obat pereda nyeri dan obat tekanan darah tinggi.

3. Kurang cairan
Kurang mengonsumsi cairan bisa menyebabkan tinja menjadi keras sehingga sulit dikeluarkan. Minum sedikitnya 8 gelas air putih sehari.

4. Cokelat
Ada beberapa studi yang mengaitkan antara cokelat dengan terjadinya sembelit meski pada beberapa orang konsumsi cokelat justru membantu melancarkan BAB. Bila Anda termasuk penggemar cokelat, Anda bisa mulai menguranginya.

5. Kehamilan dan persalinan
Konstipasi termasuk masalah yang sering dikeluhkan ibu hamil. Biasanya kondisi ini masih akan terus berlanjut hingga pasca persalinan. Gangguan BAB ini terjadi karena melemahnya otot-otot perut atau efek samping dari obat pereda nyeri.

6. Terlalu banyak konsumsi daging
Pola makan yang rendah serat dan tinggi lemak seperti daging, telur atau keju bisa membuat proses pencernaan menjadi lebih lambat. Karena itu penuhi pula kebutuhan tubuh akan serat dengan mengonsumsi cukup sayuran dan buah.

7. Vitamin
Vitamin secara umum tidak akan menyebabkan konstipasi, tetapi beberapa jenis komponen seperti kalsium dan zat besi bisa jadi pemicu.

8. Diabetes
Diabetes yang tidak dikendalikan bisa menyebab kerusakan saraf yang berpengaruh pada kemampuan tubuh mencerna makanan.

9. Kurang olahraga
Gaya hidup kurang bergerak juga bisa memicu konstipasi. Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.

MAKANAN PEMICU SEMBELIT

Sembelit yang terjadi tak bisa dipisahkan dari makanan yang dikonsumsi. Ada beberapa makanan yang sangat beresiko membuat Anda terkena sembelit diantaranya sebagai berikut:

1. Makanan Olahan
Patut diketahui bahwa berbagai makanan olahan sesungguhnya tidak baik untuk kesehatan karena mengandung sedikit sekali serat. Apabila Anda mengonsumsi makanan olahan secara terus-menerus dalam jangka panjang akan membuat terganggunya saluran pencernaan. Beberapa makanan seperti makanan beku, pizza, burger, dan lainnya merupakan makanan olahan yang sebaiknya Anda hindari untuk dikonsumsi jangka panjang.

2. Daging Merah
Daging kambing atau sapi jika dikonsumsi tanpa disertai sayuran sangat mungkin beresiko menimbulkan sembelit. Sebaiknya Anda membiasakan untuk menyertakan sayuran ketika akan mengonsumsi daging supaya saluran pencernaan bisa lebih mudah mencernanya. Ingat, tubuh manusia membutuhkan waktu sampai 90 jam untuk dapat mencerna daging dengan baik.

3. Kafein
Pada sebagian orang minum kopi dibutuhkan untuk memacu semangat dan memulai aktivitas di pagi hari. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa kandungan kafein pada kopi dapat memicu dehidrasi pada tubuh manusia, sementara dehidrasi sendiri adalah salah satu penyebab utama sembelit. Jika Anda pecandu kafein, lebih baik untuk kurangi mengonsumsinya.

4. Biskuit
Biskuit adalah makanan yang tinggi gula dan lemak. Makanan ini mungkin akan lebih nikmat jika disajikan bersamaan dengan teh atau kopi, tapi kandungan seratnya sangat kurang. Gula dapat memicu timbunan lemak di paha Anda dan beresiko terkena penyakit diabetes serta dapat menjadi penyebab sembelit. Untuk mengatasinya, sebaiknya imbangi dengan asupan serat, yang dapat diperoleh dari buah dan sayuran.

5. Makanan Berminyak
Makanan yang digoreng dan direndam dalam minyak seperti keripik, kentang goreng dapat memperlambat proses pencernaan dan dapat menyebabkan sembelit. Terutama bagi Anda yang sedang berada di usia peralihan dari 20-an ke 30-an untuk sedikit mengurangi konsumsi makanan berminyak dan asin yang dapat menimbulkan resiko terkena berbagai masalah pencernaan. Namun tidak perlu khawatir, Anda dapat memerangi kecanduan anda dengan memastikan cukup minum air dan makan sayuran.

6. Produk Susu
Kandungan lemak jenuh dan komponen serat yang hampir tidak ada, menjadi alasan kenapa produk susu masuk ke dalam makanan yang patut Anda waspadai. Jika Anda mengalami sembelit, sebaiknya hindari untuk mengonsumsi keju dan susu dari sarapan Anda dan menggantinya dengan oatmeal atau yogurt.

Sembelit begitu menyiksa bagi mereka yang pernah merasakannya, bahkan sampai membuat lubang anus terasa sesak dan bahkan sampai berdarah. Sembelit disebabkan oleh feses (tinja) yang mengeras, dan biasanya karena terlalu lama tidak melakukan BAB. Kekurangan cairan adalah salah satu penyebab anda mengalami sembelit. Wajarnya, BAB dilakukan setiap sehari sekali, jadi anda harus waspada jika belum melakukan BAB lebih dari 3 hari. Penanganan sembelit tergantung pada penyebabnya. Bila penyebabnya adalah gaya hidup, penanganan terbaik adalah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

CARA MENGATASI SEMBELIT :

1. Konsumsi sayur dan buah
Pencernaan yang tidak lancar di karenakan kurang mendapat asupan vitamin dan nutrisi dalam tubuh. Vitamin dan gizi dapat di peroleh dari sayur dan buah yang kita makan. Perbanyak konsumsi sayur mayur, rumput laut dan buah yang banyak mengandung air dan bersifat lunak seperti pepaya.

2. Minum air minimal 8 gelas setiap hari
Penyebab penyakit sembelit adalah tinja yang mengeras, karena kurang mineral dalam tubuh.Konsumsi air minimal 8 gelas setiap hari, untuk melancarkan dan membantu kerja sistem pencernaan. Banyak minum air, selain untuk mengatasi sembelit, juga dapat melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

3. Rajin olahraga
Mengatasi sembelit dengan rajin olahraga, tentu mudah dan banyak manfaat. Dengan olahraga kecil seperti jogging, berjalan singkat setiap hari dapat membangun gerakan usus yang teratur, melancarkan aliran darah dan membakar kalori.

4. Pijat perut
Memberi sedikit pijitan pada perut, dapat membuat perut rileks, tenang, dan merangsang melancarkan pencernaan. Namun untuk mengatasai sembelit, jangan menekan perut terlalu dalam. Pijat perut Anda di pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur. Pijatlah dengan lembut dinding perut Anda di sepanjang perjalanan usus besar selama sekitar sepuluh menit.

5. Membiasakan buang air besar setiap hari
Sembelit diindikasi terjadi penimbunan feces keras dan busuk di dalam pencernaan, feces yang berhari-hari tidak di buang dapat berbahaya di dalam tubuh. Agar pencernaan bersih dan sehat, jangan menunda jika anda merasa ingin buang air besar. Jika anda mengalami susah buang air besar, maka perbanyak mengonsumsi buah pepaya yang dapat memperlancar pencernaan, atau anda dapat minum yakult / minum minuman fermentasi yang baik untuk pencernaan.
Setiap orang memiliki frekuensi buang air besar (BAB) yang bervariasi. Beberapa orang BAB sampai tiga kali sehari, yang lain mungkin hanya tiga kali seminggu. Hal itu masih normal asalkan Anda merasa nyaman dan tidak merasa kesulitan BAB. Bila BAB Anda kurang dari tiga kali seminggu, perut terasa kembung dan kesulitan untuk mengeluarkan kotoran, Anda sudah mengalami kondisi yang disebut sembelit (konstipasi). Frekuensi BAB sebenarnya tidak selalu menjadi patokan. Anda dapat mengalami sembelit meskipun BAB setiap hari tetapi kotoran Anda keras dan Anda harus bersusah payah untuk mengeluarkannya.

Banyak hal yang memicu munculnya sembelit antara lain, kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, stres atau depresi dan aktivitas yang cukup padat, pengaruh hormon dalam tubuh (misalnya karena menstruasi), kelainan anatomis pada sistem pencernaan, dan gaya hidup dan pola makan yang kurang teratur (seperti diet yang buruk).
Untuk mengatasi sembelit, segera ganti pola makan Anda menjadi lebih sehat. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, terutama yang banyak mengandung serat, minum air putih dan jangan lupa untuk berolah raga secara teratur. Satu hal lagi, jangan membiasakan diri menahan keinginan buang air besar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: